Menilik Uniknya Seni Gejog Lesung di Desa Kedungpoh
12 Agustus 2020 21:10:44 WIB
Sebagai desa yang kaya akan budaya, Desa Kedungpoh memiliki suatu jenis kesenian yang unik dan menarik, yaitu kesenian Gejog Lesung. Gejog Lesung adalah kesenian tradisional berupa permainan instrumen musik perkusi menggunakan alat penumbuk padi tradisional (lesung dan alu/antan) yang berkembang dalam kelompok masyarakat yang berprofesi sebagai petani di berbagai kabupaten di DIY. Dalam Bahasa Jawa, "gejog" atau "kothekan" artinya memukul. Sementara "lesung" merupakan wadah untuk menumbuk padi yang terbuat dari kayu gelondong yang dipahat hingga memiliki rongga di tengahnya layaknya bentuk perahu. Alu/antan adalah alat penumbuk padi berupa batang kayu panjang dengan diameter seukuran genggaman tangan orang dewasa.
Gejog Lesung dimainkan beramai-ramai oleh sekitar 10 orang atau lebih tergantung besar lesung yang digunakan. Secara bergantian mereka memukuli lesung dengan alu/antan sehingga menimbulkan suara ketukan bersahut-sahutan dengan irama unik nan indah. Seiring lantunan irama pukulan para penabuh lesung, sekelompok lainnya akan menyanyikan lagu atau tembang Jawa sambil menari.
Di Desa Kedungpoh, para pegiat seni Gejog Lesung ini tergabung dalam suatu komunitas yaitu, Kelompok Seni Gejog Lesung Sekar Tejo. Anggotanya sekitar 25 orang, yang terdiri dari berbagai golongan usia mulai dari orang tua hingga anak-anak. Kelompok ini mulai terbentuk pada tahun 2013, namun baru mulai berkembang pada tahun 2015. Perkembangan ini ditandai oleh banyaknya lomba yang dimenangkan oleh Kelompok Seni Gejog Lesung Sekar Tejo, di antaranya yaitu Juara 1 Lomba Gejog Lesung Tingkat Kabupaten dan Juara 3 Lomba Gejog Lesung Tingkat Provinsi. Selain berkompetisi, Kelompok Seni Gejog Lesung Sekar Tejo juga sering tampil pada acara-acara kesenian di DIY.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Bantuan cadangan pangan pemerintah (CPP) januari-februari cair
- Ibu Titiek Soeharto kunjungi Kedungpoh, Sosialisasikan ikan aman sehat dan bermutu
- Wayang cakruk Ki Sumarno meriahkan Kedungpoh Tengah
- PERKAL NO 1 TAHUN 2026 TENTANG LPJ APBKAL 2025 KALURAHAN KEDUNGPOH
- LEMBARAN KALURAHAN KEDUNGPOH NO 12 TAHUN 2025 TENTANG APBKAL 2026
- PERKAL NO 4 TAHUN 2025 PERUBAHAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA KALURAHAN KEDUNGPOH
- Resan Blues Meriahkan Pameran UMKM Kedungpoh
Komentar Terkini
-
rosadillah
saget bu.... kirim lewat email mawon...baca selengkapnya
04 Juli 2022 12:33:50 WIB -
Supardi
Semangat untuk para anggota TNI semoga selalu jaya...baca selengkapnya
05 Oktober 2021 18:02:44 WIB -
Eni listiyowati
Assalamualaikum...Pak kalau misal Penyuluh Agama m...baca selengkapnya
08 Juni 2021 08:25:07 WIB -
Tugimin
Semoga dapat berlangsung setiap tahun...baca selengkapnya
29 Agustus 2019 14:45:38 WIB -
Handriyanto
Setuju terhadap pesan Ki Lurah Harto, dan seperti ...baca selengkapnya
29 Mei 2018 07:35:52 WIB -
Sholu 'allanabi Muhammad.......baca selengkapnya
15 April 2018 01:56:50 WIB -
Mantab.......baca selengkapnya
15 April 2018 01:54:46 WIB -
kolib
terimakasih atas masukan yang sangat membangun. pe...baca selengkapnya
07 Februari 2018 05:12:24 WIB -
Handoyo
Mestinya kalau akan mengembangkan seni adalah kese...baca selengkapnya
10 November 2017 15:09:51 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












