Pengajian Akbar, Awali Rasulan Kedungpoh

KOLIB NURRUDIN 07 Agustus 2026 21:21:30 WIB

Kedungpoh(sida) – Rangkaian kegiatan Bersih Desa atau Rasulan Kalurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, secara resmi diawali dengan Pengajian Akbar yang berlangsung di Balai Kalurahan Kedungpoh, Jumat (7/8/2026) setelah waktu Isya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jamaah dari berbagai padukuhan se-Kalurahan Kedungpoh. Pengajian menghadirkan Ustadz Adik Ariyanta, S.Pd., M.S.I. sebagai penceramah yang menyampaikan tausiah tentang makna bersih desa tidak hanya sebagai tradisi menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan membersihkan diri secara lahir maupun batin.

Bersih Desa, Momentum Membersihkan Diri

Dalam tausiyahnya, Ustadz Adik Ariyanta mengajak masyarakat Kedungpoh untuk memaknai kegiatan Bersih Desa sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Salah satu bentuk nyata dalam membersihkan diri adalah dengan bersedekah. Sedekah tidak hanya menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitar.

“Semangat bersih desa hendaknya juga menjadi semangat untuk membersihkan diri. Salah satunya dengan bersedekah, sehingga apa yang kita miliki dapat memberikan manfaat bagi umat,” pesan Ustadz Adik dalam tausiyahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perubahan menuju kebaikan tidak harus dilakukan secara langsung dalam skala besar. Perbaikan diri dapat dimulai dari hal-hal kecil dan dilakukan secara konsisten.

Masyarakat diajak untuk terus memperbaiki diri sedikit demi sedikit, meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki perilaku, serta memperkuat kepedulian dan hubungan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Belajar dari Kisah Qabil dan Habil

Dalam tausiyahnya, Ustadz Adik Ariyanta juga mengangkat kisah Qabil dan Habil, putra Nabi Adam AS, sebagai bahan renungan bagi jamaah.

Kisah tersebut menjadi pengingat mengenai pentingnya menjaga hati, mengendalikan rasa iri dan dengki, serta menghindari perilaku yang dapat merusak hubungan antarsesama. Dari kisah tersebut, jamaah diajak untuk senantiasa melakukan introspeksi agar tidak mudah dikuasai oleh hawa nafsu dan perasaan negatif.

Menurutnya, menjaga kebersihan hati merupakan bagian penting dari upaya memperbaiki diri. Kehidupan bermasyarakat akan menjadi lebih harmonis apabila setiap orang mampu menjaga sikap, saling menghormati, dan menghindari perselisihan.

Menjaga Hubungan dengan Allah dan Sesama

Materi tausiyah juga mengingatkan jamaah mengenai kandungan Surat An-Nisa ayat 36, yang mengajarkan agar manusia menyembah Allah SWT dan tidak mempersekutukan-Nya, sekaligus berbuat baik kepada orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, serta berbagai pihak lainnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan seorang muslim tidak hanya berkaitan dengan hubungan vertikal kepada Allah SWT, tetapi juga hubungan horizontal dengan sesama manusia.

Ustadz Adik menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan tetangga, karena kehidupan bermasyarakat tidak dapat dilepaskan dari interaksi dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, jamaah juga diingatkan untuk senantiasa berbakti kepada kedua orang tua sebagai salah satu bentuk amal kebaikan yang memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam.

Melalui momentum Rasulan, masyarakat Kedungpoh diharapkan tidak hanya melestarikan tradisi dan kebersamaan, tetapi juga menjadikannya sebagai sarana memperkuat keimanan, kepedulian sosial, serta kerukunan antarwarga.

Pembukaan Rangkaian Rasulan

Pengajian Akbar ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan Bersih Desa/Rasulan Kalurahan Kedungpoh Tahun 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi seluruh masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas kehidupan, hasil bumi, serta kebersamaan yang selama ini terjalin di Kalurahan Kedungpoh.

Seluruh jamaah mengikuti kegiatan dengan khidmat hingga acara berakhir. Pengajian kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, keselamatan, kesehatan, serta kelancaran bagi seluruh rangkaian kegiatan Rasulan Kalurahan Kedungpoh.

Dengan semangat Bersih Desa, masyarakat Kedungpoh diharapkan mampu terus menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kebersihan hati, memperbaiki diri, memperkuat ibadah, serta menumbuhkan kepedulian kepada sesama demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun, guyub, dan saling memberikan manfaat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • rosadillah
    saget bu.... kirim lewat email mawon...baca selengkapnya
    04 Juli 2022 12:33:50 WIB
  • Supardi
    Semangat untuk para anggota TNI semoga selalu jaya...baca selengkapnya
    05 Oktober 2021 18:02:44 WIB
  • Eni listiyowati
    Assalamualaikum...Pak kalau misal Penyuluh Agama m...baca selengkapnya
    08 Juni 2021 08:25:07 WIB
  • Tugimin
    Semoga dapat berlangsung setiap tahun...baca selengkapnya
    29 Agustus 2019 14:45:38 WIB
  • Handriyanto
    Setuju terhadap pesan Ki Lurah Harto, dan seperti ...baca selengkapnya
    29 Mei 2018 07:35:52 WIB

  • Sholu 'allanabi Muhammad.......baca selengkapnya
    15 April 2018 01:56:50 WIB

  • Mantab.......baca selengkapnya
    15 April 2018 01:54:46 WIB
  • kolib
    terimakasih atas masukan yang sangat membangun. pe...baca selengkapnya
    07 Februari 2018 05:12:24 WIB
  • Handoyo
    Mestinya kalau akan mengembangkan seni adalah kese...baca selengkapnya
    10 November 2017 15:09:51 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial